TELUSURI LATAR BELAKANG DAN KINERJA CALEG SEBELUM MENENTUKAN PILIHAN

TELUSURI LATAR BELAKANG DAN KINERJA CALEG SEBELUM MENENTUKAN PILIHAN

Kertas suara pemilu presiden akan lebih sederhana dan dimengerti publik karena hanya ada dua pasang calon, yaitu Joko Widodo-Ma’ruf Amin dan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno. Namun di pemilu legislatif, akan ada 16 nama partai politik (untuk DPRD Aceh akan ada 20 partai politik). Tidak hanya itu, dalam tiap surat suara akan ada 3 hingga 12 nama caleg pada tiap-tiap partai politik. Dapat dibayangkan, bagaimana bingungnya pemilih melihat daftar partai dan nama caleg di surat suara. Agar tidak instan menentukan pilihan di bilik suara, pemilih harus sudah matang menentukan pilihan. Penentuan pilihan tersebut sebaiknya melewati proses mempertimbangkan visi, misi, dan rekam jejak caleg yang bersangkutan. Mengenali dengan cermat rekam jejak caleg akan meminimalisir potensi salah pilih caleg dalam pemilu. Sebab, pilihan pemilih ini akan dikonversi menjadi nama-nama wakil rakyat yang akan menduduki kursi legislatif lima tahun ke depan. Majunya era teknologi dan era keterbukaan informasi pada dasarnya mempermudah pemilih dalam mencari tahu rekam jejak caleg mereka. Ada banyak sumber informasi yang dapat ditelusuri pemilih. Misalnya, website KPU untuk melihat riwayat hidup caleg, website DPR RI dan DPRD untuk melihat kinerja lembaga legislatif, pemberitaan-pemberitaan di media, dan sumber lainnya.

Rekam Jejak dilaunching Indonesia Corruption Watch (ICW) pada 24 Februari 2019. Melalui situs rekamjejak.net, ICW ingin menyediakan dan menghimpun informasi mengenai politik, bisnis, dan jejak kasus anggota DPR RI 2014-2019. Informasi tersebut disediakan dengan memanfaatkan keterbukaan informasi mengenai riwayat hidup, Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN), putusan kasus korupsi, akte perusahaan, informasi pengadaan barang dan jasa, dan berita-berita seputar anggota DPR atau kasus korupsi.

 

Pada pemilu 2019 ini, Rekam Jejak dapat digunakan pemilih untuk melihat rekam jejak calon anggota legislatif DPR RI petahana, khususnya mengenai isu korupsi. Misalnya, apa pendapat anggota DPR mengenai upaya pemberantasan korupsi, wacana revisi UU KPK, hingga dugaan keterlibatan kasus korupsi. Tidak hanya itu, publik juga dapat menambahkan informasi yang relevan untuk kemudian ICW verifikasi dan publikasikan.

Anggota terkait dengan berita: