Dr. H. R. ACHMAD DIMYATI NATAKUSUMAH

PKS
Banten I
No. Urut 1


Punya informasi tambahan? Klik Disini
Achmad Dimyati Natakusumah terpilih menjadi anggota DPR RI 2014-2019 pada pemilu 2014 dari PPP. Pada pemilu 2019, ia memutuskan untuk kembali mendaftar sebagai caleg dari PKS. Sebelumnya, Achmad Dimyati merupakan Sekjen PPP kubu Djan Faridz.

Sebelum menjadi anggota dewan, Achmad Dimyati menjabat sebagai Bupati Pandeglang dua perioden, yaitu pada 2000-2005 dan 2005-2009. Saat ini, Irna Narulita Dimyati menjabat sebagai Bupati Pandeglang, menggantikan Achmad Dimyati. Irna yang merupakan anggota DPR RI 2014-2019 ini terpilih menjadi bupati pada Pilkada Pandeglang 2017.
 
Pada tahun 2009, Achmad Dimyati pernah menjadi terdakwa kasus suap terkait pinjaman Pemerintah Kabupaten Pandeglang pada Bank Jabar senilai Rp 200 miliar. Achmad Dimyati yang saat itu menjabat sebagai Bupati Pandeglang diduga memberikan suap sebesar Rp 1,5 miliar kepada anggota DPRD Pandeglang untuk memuluskan pengajuan pinjaman daerah.
Namun, Pengadilan Negeri Pandeglang memvonis bebas Dimyati karena menilai bahwa dugaan suap yang dilakukan Dimyati tidak terbukti.

Isu Terkait

Kasus Suap Saat Menjabat Bupati Pandeglang
Achmad Dimyati Natakusumah pernah ditetapkan sebagai tersangka kasus suap pinjaman daerah ke Bank Jabar Cabang Pandeglang senilai Rp 200 milyar. Kasus tersebut terjadi saat Dimyati menjabat sebagai Bupati Pandeglang periode kedua.

Dimyati didakwa melakukan penyuapan terhadap anggota DPRD senilai Rp 1,5 miliar. Suap itu diduga ditujukan untuk memuluskan proses pengajuan pinjaman daerah.

Pada Juni 2010, Dimyati yang telah menjadi anggota komisi III DPR RI divonis bebas oleh Pengadilan Negeri Pandeglang. Majelis hakim menilai, Dimyati tidak terbukti melakukan penyuapan anggota DPRD Pandeglang periode 2004-2009.

Namun, pengadilan memvonis bersalah tiga pimpinan DPRD Banten pada kasus yang sama. Mereka adalah Wadudi Nurhasan (vonis 2 tahun), Acang (vonis 4 tahun 6 bulan), dan Abdul Munaf (vonis 1 tahun 1 bulan).


Kasus Dugaan Asusila
Saat menjabat sebagai Bupati Pandeglang, Achmad Dimyati pernah tersangkut kasus dugaan asusila dengan pelajar SMA berinisial RSDK. Kasus ini selesai di pengadilan dengan keputusan RSDK melakukan pencemaran nama baik.

PROFIL LENGKAP

Nama Lengkap : Dr. H. R. ACHMAD DIMYATI NATAKUSUMAH
Tempat & Tanggal Lahir
Banten, 17 September 1966
Agama : Islam
Riwayat Pendidikan
• SDN III Labuan 1979 Pandeglang

• SMPN 1 1982 Pandeglang

• SMAN 1 1985 Pandeglang

• D3 Akademi WAIC Perth, Australia Barat, Australia, tahun 1988

• S1 Ilmu Hukum, Universitas Indonusa Esa Unggul, Jakarta, tahun 2004

• S2 Ilmu Politik, Universitas Indonesia, Jakarta, tahun 2006

• S2 Ilmu Hukum, Universitas Pasundan, Bandung, tahun 2007

• S3 Ilmu Hukum, Universitas Padjajaran, Bandung, tahun 2012

Pekerjaan Politik
• Bupati Pandeglang 2000-2005

• Bupati Pandeglang 2005-2009

• Anggota DPR Fraksi PPP 2009-2018
Pekerjaan Non Politik
• Komisaris Lembaga Pendidikan GC 1990-2000

• Komisaris Bank Perkreditan Rakyat ABS 1995-2000.

• Direktur Utama PT Rizka Carlita Utama 1990-2000

• Komisaris Utama PT Citra Irdani 1990-2000

Organisasi Politik
• Ketua MajelisPakar PPP Banten 2001-2006

• Ketua DPW PPP Banten 2006-2011

• Ketua DPP PPP 2011-2014

• Sekjen DPP PPP 2012-2015
Organisasi Non Politik
• Komisaris Lembaga Pendidikan GC 1990-2000

• Komisaris Bank Perkreditan Rakyat ABS 1995-2000.

• Direktur Utama PT Rizka Carlita Utama 1990-2000

• Komisaris Utama PT Citra Irdani 1990-2000

HIGHLIGHT
Achmad Dimyati Natakusumah terpilih menjadi anggota DPR RI 2014-2019 pada pemilu 2014 dari PPP. Pada pemilu 2019, ia memutuskan untuk kembali mendaftar sebagai caleg dari PKS. Sebelumnya, Achmad Dimyati merupakan Sekjen PPP kubu Djan Faridz.

Sebelum menjadi anggota dewan, Achmad Dimyati menjabat sebagai Bupati Pandeglang dua perioden, yaitu pada 2000-2005 dan 2005-2009. Saat ini, Irna Narulita Dimyati menjabat sebagai Bupati Pandeglang, menggantikan Achmad Dimyati. Irna yang merupakan anggota DPR RI 2014-2019 ini terpilih menjadi bupati pada Pilkada Pandeglang 2017.
 
Pada tahun 2009, Achmad Dimyati pernah menjadi terdakwa kasus suap terkait pinjaman Pemerintah Kabupaten Pandeglang pada Bank Jabar senilai Rp 200 miliar. Achmad Dimyati yang saat itu menjabat sebagai Bupati Pandeglang diduga memberikan suap sebesar Rp 1,5 miliar kepada anggota DPRD Pandeglang untuk memuluskan pengajuan pinjaman daerah.
Namun, Pengadilan Negeri Pandeglang memvonis bebas Dimyati karena menilai bahwa dugaan suap yang dilakukan Dimyati tidak terbukti.

LHKPN
Catatan atas Kepatuhan :
Catatan atas Kewajaran :


FILE/ DOKUMEN TERKAIT

Jenis File: LHKPN
Download: Klik Disini
Keterangan: Dokumen Pelaporan LHKPN Achmad Dimyati Natakusumah Pelaporan ketiga

DAFTAR KERABAT

Ruhyadi Kirtam Sanjaya
Relasi: Lainnya
Informasi Lainnya: Ruhyadi Kirtam Sanjaya merupakan adik Achmad Dimyati Natakusumah. Kirtam pernah mencalonkan diri sebagai Walikota Serang namun tidak terpilih. Saat ini, Kirtam tercatat sebagai caleg DPRD Banten dari Partai Hanura.

Selain sebagai politisi, Kirtam dikenal sebagai pengusaha. Saat Dimyati menjadi Bupati Pandeglang, Kirtam mengetuai Forum Pengusaha Pribumi. Para anggota Forum ini dikenal sebagai pengusaha yang kerap mendapat proyek APBD.
Irna Narulita Dimyati
Relasi: Istri
Informasi Lainnya: Irna Narulita Dimyati merupakan Bupati Pandeglang 2017-2022. Sebelumnya, ia merupakan anggota DPR RI 2014-2019 dari PPP.

DAFTAR BISNIS

Mohon maaf untuk saat ini daftar bisnis dari Dr. H. R. ACHMAD DIMYATI NATAKUSUMAH belum tersedia atau dalam proses input.

RIWAYAT POLITIK

PEMILU TAHUN 2014
Partai: PPP
Dapil: Jakarta III
Perolehan Suara: 68.353
PEMILU TAHUN 2019
Partai: PKS
Dapil: Banten I
No. Urut: 1
Jabatan di DPR 2014-2019



17 April 2019 nanti kita tidak hanya akan memilih Presiden dan Wakil Presiden melainkan juga anggota legislatif, mulai dari tingkat kabupaten/ kota, provinsi, hingga nasional. 89% anggota DPR RI 2014-2019 kembali dicalonkan kembali oleh partai politiknya. Tahukah kalian bagaimana rekam jejak mereka selama ini? Ayo, kenali dan evaluasi dulu sebelum menentukan pilihan.

Alamat

Jl. Kalibata Timur IV/D No. 6

(+62) 21 7901885 / 7994015

(+62) 21 7994005

rekamjejak@antikorupsi.org

Indonesia Corruption Watch

Kunjungi Sekarang