Johnny G. Plate

Nasdem
NTT I
No. Urut 1


Punya informasi tambahan? Klik Disini

Johnny Gerard Plate merupakan anggota DPR RI dari Partai Nasdem. Johnny yang juga dikenal sebagai pengusaha ini kembali dicalonkan Partai Nasdem dari daerah pemilihan yang sama, yaitu NTT I.

Johnny merupakan salah satu anggota dewan yang namanya disebut dalam dokumen Panama Papers. Sekjen Partai Nasdem ini disebut mencatatkan perusahaan di British Virgin Island sebagai Direktur Serenity Pacific Limited pada 18 Oktober 2007. Ia tercatat sebagai direktur perusahaan. Ia bersama Mohamad Riza Chalid juga disebut membuka perusahaan bernama Gainsford Capital Limited pada 8 April 2008.

Johnny tidak bersedia riwayat hidupnya dipublikasikan oleh KPU melalui website infopemilu.kpu.go.id.

Isu Terkait

Terkait Penyebutan Namanya dalam Sidang E-KTP
Dalam sidang kasus korupsi pengadaan E-KTP atas terdakwa Setya Novanto pada 22 Februari 2018, nama Sekjen Partai Nasdem Johnny G. Plate disebut-sebut. Penyebutan nama Plate sehubungan dengan jual beli ruko dari Paulus Tannos, Direktur Utama PT Sandipala Arthaputra yang juga merupakan peserta lelang pengadaan E-KTP.

Mantan Direktur Utama Quadra Solutions Anang Sugiana Sudihardjo mengatakan bahwa adik mantan Menteri Dalam Negeri Gamawan Fauzi, Azmin Aulia, diduga pernah menerima ruko dari Paulus Tannos. Ia menyebut bahwa pemberian ruko tersebut disamarkan dengan kegiatan jual beli setelah perkara e-KTP ramai di media. Ruko tersebut diduga diberikan pada Gamawan melalui Azmin. Namun, Gamawan membantah dan menyebut bahwa ruko tersebut dilakukan langsung oleh Azmin dan dibeli atas nama perusahaan. Sedangkan tanah dibeli oleh adiknya bersama Johnny G. Plate.

Sebelumnya, Azmin menyebut bahwa pembelian lahan dilakukan dengan menggunakan perusahaan milik Johnny bernama PT Mando Sawu senilai USD 3,1 juta

Menurut Johnny G. Plate, transaksi jual beli tanah tersebut tidak ada kaitannya dengan proyek e-KTP dan tidak ada pembicaraan mengenai proyek tersebut saat proses jual beli tanah tersebut.

Menjelaskan Sikap Nasdem terkait Hak Angket KPK
Partai Nasdem adalah salah satu partai yang mendukung dan mengirimkan perwakilan perwakilannya untuk menjadi panitia khusus hak angket DPR untuk menyelidiki KPK.

Johhny G. Plate mengatakan bahwa tujuan partainya terlibat dalam pansus agar bisa memantau kerja pansus tetap terarah. Ia menegaskan bahwa sikap tersebut bukan berarti partainya tidak mendukung upaya pemberantasan korupsi.

Pansus angket kemudian menuangkan temuan dan memberikan rekomendasi mengenai empat aspek, yaitu aspek kelembagaan, kewenangan, anggaran, dan sumber daya manusia.

Tanggapan terhadap Korupsi dalam Partai Politik
Johhny G. Plate mewakili Partai Nasdem dalam peringatan Hari Antikorupsi Sedunia yang diselenggarakan KPK. Saat itu hadir ketua umum, sekjen, atau perwakilan partai politik peserta pemilu 2019 untuk menyatakan komitmen partainya terkait Sistem Integritas Partai Politik (SIPP) yang digagas KPK.

Johnny menolak menandatangani komitmen penerapan SIPP. Ia menilai bahwa penandatanganan tersebut merupakan seremonial belaka. Ia menjelaskan bahwa partainya selama ini telah mewujudkan sistem tersebut. Salah satunya dengan tidak menerapkan mahar politik.

Tantang KPK Usut Korupsi yang Dilakukan Partai Politik
Johhny G. Plate meminta KPK untuk bertindak tegas terhadap partai politik yang terindikasi melakukan korupsi.

"Sudah jelas di Undang-Undang Parpol mengatur pembubaran partai itu. KPK harus berani dong, kalau sudah jelas alur dana mengalir ke Munas, ke Rakernas, bubarkan partai itu," ungkap Johnny sebagaimana dikutip jawapos pada 19 April 2018

Sikap terhadap Caleg eks narapidana korupsi
Johhny G. Plate menegaskan sikap partainya yang tidak akan mengusung caleg yang merupakan mantan terpidana kasus korupsi, narkoba, dan kekerasan seksual terhadap anak-anak.

Partai Nasdem merupakan salah satu dari sedikit partai yang tidak mencalonkan mantan napi korupsi menjadi caleg pemilu 2019. Sebelumnya, sempat ada dua nama caleg Nasdem yang merupakan mantan napi korupsi. Keduanya juga menggugat pencoretan yang dilakukan KPUD Rejanglebong ke Bawaslu. Namun, Partai Nasdem akhirnya mencoret nama calegnya yang merupakan mantan napi korupsi tersebut.

Nama Johnny G. Plate di Panama Papers
Johnny G. Plate merupakan salah satu anggota DPR dan pengusaha yang disebut dalam Panama Papers. Plate dihubungkan dengan perusahaan yang didaftarkan dengan nama Serenity Pacific di British Virgin Islands Limited pada 18 Oktober 2007, dimana posisinya sebagai direktur.

Johnny G. Plate menganggap bahwa apa yang terdapat dalam Panama Papers sebagai sebuah lelucon. Menurutnya bahwa keberadaan nama perusahaannya dan dirinya sebagai direktur dalam Panama Paper bukanlah sesuatu yang buruk atau perusahaan yang bermasalah.

PROFIL LENGKAP

Nama Lengkap : Johnny G. Plate
Tempat & Tanggal Lahir
Ruteng, Manggarai, 10 September 1956
Agama : Kristen Katholik
Riwayat Pendidikan
a) SD Negeri 1 Reo Manggarai (1962-1968)



b) SMP St. Pius XII Kisol Manggarai (1968-1971)



c) SMA Swadaya Ruteng, Manggarai (1971-1974)



d) Taruna Akademi Ilmu Pelayaran RI (1974-1977)



e) S1 Ekonomi Universitas Katolik Atmajaya, Jakarta (1981-1986)
Pekerjaan Politik
1. Anggota DPR RI 2014 – 2019



Pekerjaan Non Politik
(1) Finance Departmen PT. Anugrah Group tahun 1982 – 1992



(2) Operation Manager PT. Anugrah Group tahun 1992 – 1996



(3) Deputi President PT. Dwipangga Group tahun 1996 – 1998



(4) Direktur PT. Fajar Reksa Petala tahun 1998 – 2000;



(5) Direktur Utama PT. Gajendra Adhi Sakti tahun 2000 – 2008



(6) Komisaris PT. TJB Power Services ( Tj. Jati Power Plant) tahun 2005 – 2011



(7) Komisaris PT. Air Asia Indonesia tahun 2005 – 2012



(8) Group CEO Bina Palma Nugraha tahun 2006 – 2013



(9) Komisaris PT. Mandosawo Putratama Sakti, tahun 2006 – 2014



(10) Komisaris Utama PT. Aryan Indonesia (Kidzania Jakarta) tahun 2007 – 2015



(11) Direktur PT. Air Asia Investama tahun 2012 – 2015.
Organisasi Politik
(1) Ketua Mahkamah Partai Kesatuan Demokrasi Indonesia (2012-2013)



(2) Ketua Departemen Energi dan Sumber Daya Alam/Korwil Bali, NTT, dan NTB Partai Nasdem (2013-2017)



(3) Sekretaris Jenderal Partai Nasdem (2017-sekarang)
Organisasi Non Politik
(1) Finance Departmen PT. Anugrah Group tahun 1982 – 1992



(2) Operation Manager PT. Anugrah Group tahun 1992 – 1996



(3) Deputi President PT. Dwipangga Group tahun 1996 – 1998



(4) Direktur PT. Fajar Reksa Petala tahun 1998 – 2000;



(5) Direktur Utama PT. Gajendra Adhi Sakti tahun 2000 – 2008



(6) Komisaris PT. TJB Power Services ( Tj. Jati Power Plant) tahun 2005 – 2011



(7) Komisaris PT. Air Asia Indonesia tahun 2005 – 2012



(8) Group CEO Bina Palma Nugraha tahun 2006 – 2013



(9) Komisaris PT. Mandosawo Putratama Sakti, tahun 2006 – 2014



(10) Komisaris Utama PT. Aryan Indonesia (Kidzania Jakarta) tahun 2007 – 2015



(11) Direktur PT. Air Asia Investama tahun 2012 – 2015.

HIGHLIGHT

Johnny Gerard Plate merupakan anggota DPR RI dari Partai Nasdem. Johnny yang juga dikenal sebagai pengusaha ini kembali dicalonkan Partai Nasdem dari daerah pemilihan yang sama, yaitu NTT I.

Johnny merupakan salah satu anggota dewan yang namanya disebut dalam dokumen Panama Papers. Sekjen Partai Nasdem ini disebut mencatatkan perusahaan di British Virgin Island sebagai Direktur Serenity Pacific Limited pada 18 Oktober 2007. Ia tercatat sebagai direktur perusahaan. Ia bersama Mohamad Riza Chalid juga disebut membuka perusahaan bernama Gainsford Capital Limited pada 8 April 2008.

Johnny tidak bersedia riwayat hidupnya dipublikasikan oleh KPU melalui website infopemilu.kpu.go.id.

LHKPN
Catatan atas Kepatuhan : Di acch.kpk.go.id, Johnny G. Plate tercatat 1 (satu) kali melaporkan LHKPN. Pelaporan harta kekayaan tersebut dilakukan pada 22 November 2014. Jumlah harta kekayaan yang dilaporkan sebesar Rp 137.843.320.649.- dan USD 1.667.153.







Berdasarkan Peraturan KPK No. 7 tahun 2016 tentang Tata Cara Pendaftaran, Pengumuman dan Pemeriksaan LHKPN disebutkan bahwa LHKPN wajib disampaikan setiap satu tahun sekali dan disampaikan paling lambat tanggal 31 Maret secara online melalui elhkpn.kpk.go.id.
Catatan atas Kewajaran :


FILE/ DOKUMEN TERKAIT
Mohon maaf untuk saat ini daftar File/ Dokumen Terkait dari Johnny G. Plate belum tersedia atau dalam proses input.

DAFTAR KERABAT

Maria Anna S.
Relasi: Istri
Pricilla Maria Plate
Relasi: Anak
Patrisia Maria Plate
Relasi: Anak
David Agustinus Plate
Relasi: Anak

DAFTAR BISNIS

Bima Palma Nugraha
Relasi:
Jabatan: Group CEO
Tahun Menjabat: 2006
Jenis Usaha: Usaha produksi kelapa sawit (Produsen Minyak Kelapa Sawit dan Bibit/Anakan Kelapa Sawit)
Temuan: Bima Palma Group memiliki entitas perusahaan, yaitu PT. Bima Palma Nugraha dan PT Bima Agri Sawit. PT Bima Palma Nugraha dan PT Bima Agri Sawit adalah salah satu produsen Minyak Kelapa Sawit dan Inti Sawit swasta terkemuka di Indonesia dan salah satu dari produsen benih kelapa sawit dengan lokasi kebun di Kalimantan Timur yang telah disetujui oleh Menteri Pertanian di Indonesia. Dalam beberapa tahun terkakhir perusahaan ini dituntut karyawannya karena tidak membayar upah dan tunjangan kesejahteraan (https://suarapersada.com/breaking-news/sekian-tahun-buruh-tertindas-akhirnya-pt-bima-palma-akui-kesalahan/). (http://kliksangatta.com/berita-10000-buruh-dan-mahasiswa-adukan-perusahaan-sawit-ke-dprd-kutim.html) (http://www.suarakutim.com/karyawan-bas-juga-mengaku-tidak-sejahtera/). Perusahaan ini telah diakuisisi oleh PT Dharma Satya Nusantara Tbk (DSNG) tanggal 12 Desember 2018. (https://investasi.kontan.co.id/news/dharma-satya-nusantara-dsng-akuisisi-dua-perusahaan-sawit-milik-bima-palma-group)
PT Mandosawu Putratama Sakti
Relasi:
Jabatan: Komisaris
Tahun Menjabat: 2006
Jenis Usaha: Konstruksi Bangunan Bertingkat (Highrise Building)
Temuan: Nama perusahaan ini muncul dalam kasus dugaan korupsi e-KTP, dimana salah satu tersangka Gamawan Fauzi menyebutkan bahwa adiknya Asmin membeli sebidang tanah di Jalan Brawijaya Jakarta Selatan pada tahun 2011 dari Paulus Tannos dengan menggunakan nama PT Mandosawu Putratama Sakti bersama Johnny G Plate seharga US$ 3,1 juta. (https://www.inews.id/news/nasional/adik-mantan-mendagri-bantah-pemberian-ruko-dari-vendor-e-ktp/68230)
PT Aryan Indonesia (Kidzania Jakarta)
Relasi:
Jabatan: Komisaris Utama
Tahun Menjabat: 2007
Jenis Usaha: Pengembangan Taman Bermain dan Rekreasi Anak
Temuan: Perusahaan ini mengembangkan Kidzania, yaitu pusat rekreasi berkonsep edutainment yang unik bagi anak-anak usia 2-16 tahun serta orang tua, dimana Rizal Chalid sebagai pemiliknya (https://ketemulagi.com/biografi-singkat-reza-chalid-pengusaha-minyak/). Perusahaan ini membangun kerjasama dengan PT PP Properti Tbk untuk pengembangan fasilitas taman bermain Kidzania, dan menjadi pemegang saham atau menanamkan investasi pada PT. PP hampir 49%. (http://www.pt-pp.com/files/download/cf850700cc315b8)

RIWAYAT POLITIK

PEMILU TAHUN 2014
Partai: Nasdem
Dapil: Nusa Tenggara Timur I
Perolehan Suara: 33.704 Jabatan di Partai: Sekretaris Jenderal DPP Partai Nasdem tahun 2017 – sekarang
PEMILU TAHUN 2019
Partai: Nasdem
Dapil: NTT I
No. Urut: 1
Jabatan di DPR 2014-2019
Tahun dilantik: 2014
Komisi: Komisi XI
Alat Kelengkapan Dewan: Badan Anggaran



Tahukah kalian bagaimana rekam jejak pejabat publik selama ini? Ayo, kenali dan awasi mereka.

Alamat

Jl. Kalibata Timur IV/D No. 6

(+62) 21 7901885 / 7994015

(+62) 21 7994005

rekamjejak@antikorupsi.org